de' bhora's blog

tell the world what you want to..

TAHUKAH KAMU APA YANG DIMAKSUD DENGAN ‘USUL’?

pada November 11, 2011

Usul atau proposal adalah suatu saran atau permintaan kepada seseorang atau suatu badan untuk melakukan suatu pekerjaan atau bias juga dengan maksud agar orag atau badan yang menerima usul itu melakukan apa yang diharapkan dalam proposal tersebut.

Sifat dan Jenis Usul

Usul dibuat berdasarkan sesuatu yang belum ada namun penulis harus merangkainya sedemikian rupa sehingga meyakinkan penerima usul. Seperti halnya laporan, usul masih dapat dibedakan berdasarkan bentuknya. Usul formal adalah usul yang memenuhi persyaratan bentuk tertentu. Bentuk usul semi fomal dan non-formal merupaka variasi dari bentuk formal karena tidak memenuhi persyaratan tertentu.

Usul Non-Formal

Usul yang bentuknya non-formal memiliki bentuk yang beraneka ragam, tergantung dari penulis atau kesepakatan antara penulis dan penerima usul. Terkadang usul non-formal disampaikan dalam bentuk memorandum atau surat.

Terlepas dari bentuk yang akan digunakan, sebuah usul non-formal harus mengandung hal-hal berikut:

  1. Masalah

Mengidentifikasi masalah yang dihadapi dengan cermat, menggambarkan latar belakang persoalan yang dihadapi, serta pentingnya penyelesaian untuk masalah itu.

2. Saran pemecahan

Penulis berusaha menampilkan jalan-jalan keluar untuk mengatasi atau menyelesaikan pekerjaan yang dihadapi. Penulis juga harus meyakinkan bahwa jalan keluar yang disampaikan itu jelas dan logis.

3. Permohonan

Penulis merumuskan dengan tegas apa yang ingin dikerjakan sehingga akan memudahkan penerima usul untuk member pertimbangan dan menjawab permohonan tersebut.

 

Usul Formal

Sekurang-kurangnya terdapat tiga bagian yang harus dipenuhi oleh sebuah usul formal, yaitu:

  1. Bagian pelengkap pendahuluan
    a.  Surat pengantar atau memorandum pengantar

Bagian ini berfungsi seperti penyerahan atau surat pengantar pada sebuah laporan. Surat pengantar sebuah usul antara lain berisi alasan penyampaian usul oleh penulis dengan mengacu kepada surat, pertemuan atau iklan.

b.  Sampul dan halaman judul

Pada sampul atau halaman judul dicantumkan identifikasi jenis tulisan, yaitu usul, judul usul, nomor pengenal (bila ada) yang biasanya diubungkan dengan nomor penawaran. Di bawahnya lagi dicantumkan tanggal penyerahan dan tanggal akhir penyelesaian tugas yang dikerjakan

U  S  U  L

Disampaikan kepada

DEPARTEMEN PERHUBUNGAN REPUBLIK INDONESIA

untuk

PEMBANGUNAN JALAN RAYA TRANS SUMATRA

No. 1534/DPJ/Dep./U/78

disusun oleh

PT GEGAP GEMPITA

Oktober 1978

c.  Ikhtisar atau abstrak

Bagian ini menyampaikan inti sari dari masalah dan cara pemecahan yang disampaikan dalam usul tersebut.

d.  Daftar isi

Daftar isi memuat rekapitulasi dari semua judul utama dan judul bawahan yang terdapat dalam sebuah usul.

e.  Penegasan permohonan

Bagian ini berisi: siapa yang akan melaksanakan pekerjaan itu, jenis pekerjaan apa saja yang akan dilakukan, biaya yang diperlukan, kapan mulai dikerjakan,dst.

2. Isi usul

a.  Pembatasan masalah

Pembatasan pengertian atas masalah yang dihadapi merupakan suatu hal yang pertama-tama harus dilakukan.

b.  Latar belakang

Jalan keluar yang disarankan hanya akan efektif bila semua latar belakang dan ejarahnya dipertimbangkan.

c.  Luas lingkup

Membatasi luas lingkup persoaln yang dihadapi bermanfaat dlam hal:

-          Penulis dapat melihat duduk persoalan dengan jelas

-          Baik penulis maupun penerima usul akan menguji masalah itu dalam luas lingkup yang dikemukakan dengan bahan-bahan literature yang pernah ada.

d.  Metodologi

Metodologi disini adalah kerangka teori yang digunakan oleh penulis untuk menganalisa, mengerjakan, atau mengatasi masalah yang dihadapi itu.

e.  Fasilitas

Bagi yang tidak memiliki fasilitas sendiri, ia dapat menggambarkan penggunaan fasilitas-fasilitas tetentu untuk melancarkan tugas yang diberikan kepadanya tapa mengganggu pihak penerima usul.

f.  Personalia

Penulis harus menyertakan pula daftar susunan personalia, baik yang bekerja penuh maupun tidak, dengan gelar dan keahlian serta pengalamannya masing-masing.

g.  Keuntungan dan kerugian

Keuntungan yang akan diperoleh dari pekerjaan itu akan meyakinkan penerima usul bahwa biaya yang akan dikeluarkan tidak akan sia-sia dengan hasil yang diperoleh.

Akan lebih simpatik lagi jika kerugian turut disampaikan sehingga dapat bersiap-siap jauh sebelumnya dan akan lebih mempercayai lagi badan yang melaksanakan pekerjaan itu.

h.  Lama waktu

i.  Biaya

j.  Laporan

Penulis harus memperkirakan pelaporan kemajuan pekerjaan yang sedang dilaksanakan.

3.  Bagian pelengkap penutup

Bagian ini sama dengan laporan dan tulisan formal yang lain, berisi bahan kepustakaan, lampiran-lampiran gambar, tabel, dan sebagainya yang digunakan dalam laporan tersebut.

REFERENSI:

Gorys Keraf. 1994. Komposisi. NTT: Penerbit Nusa Indah

About these ads

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: