de' bhora's blog

tell the world what you want to..

Suatu Saat Nanti Rokok Akan Membunuh Penikmatnya

pada Oktober 31, 2010

Anda pasti sudah sering mendengar slogan yang berbunyi ‘Matikan Rokok Sekarang atau Rokok yang Mematikan Anda’. Benarkah itu? Jawabannya adalah YA. Mengapa begitu? Jangankan dalam sebungkus rokok, dalam satu batang rokok jenis apapun itu sudah mengandung sangat banyak racun dan zat berbahaya. Saya sengaja membuat judul dengan kata ‘suatu nanti’ karena merokok tidak sama seperti menggigit sebuah cabai, yang mana akan langsung terasa efek pedasnya. Merokok terlihat aman untuk seketika, selanjutnya? Anda bisa tahu dengan membaca fakta di bawah ini.

Kandungan zat berbahaya pada sebatang rokok:

  1. Nikotin

meracuni saraf tubuh, meningkatkan tekanan darah, menimbulkan penyempitan pembuluh darah tepi, merusak jaringan otak, menyebabkan darah cepat membeku,  mengeraskan dinding arteri, dan menyebabkan ketagihan dan ketergantungan pada pemakainya. Kadar nikotin 4-6 mg yang diisap oleh orang dewasa setiap hari sudah bisa membuat seseorang ketagihan,.

  1. Tar

Zat berbahaya ini berupa kotoran pekat  dapat menyumbat dan mengiritasi paru-paru dan  sistem pernafasan sehingga menyebabkan penyakit bronchitis kronis dan emphysema. Selain itu membunuh sel dalam saluran darah, meningkatkan produksi lendir di paru-paru, dan menyebabkan kanker paru-paru.Dalam beberapa kasus menyebabkan kanker paru-paru (penyakit maut yang hampir tak dikenal oleh mereka yang bukan perokok ).Racun kimia dalam tar dapat  meresap ke dalam aliran darah, kemudian dikeluarkan di urine. Tar yang tersisa di kantung kemih  dapat menyebabkan penyakit kanker kantung kemih.

  1. CO (Karbon Monoksida)

Zat ini dapat meresap ke dalam aliran darah dan mengurangi kemampuan sel-sel darah merah untuk membawa oksigen ke seluruh tubuh sehingga sangat besar pengaruhnya terhadap sistem peredaran darah. Selain itu karbon monoksida memudahkan penumpukan zat-zat penyumbat pembuluh nadi yang dapat menyebabkan serangan jantung yg fatal, selain itu juga dapat menimbulkan gangguan sirkulasi darah di kaki. Efek terakhir ini membuat para wanita perokok lebih beresiko (daripada wanita non perokok) mendapat efek samping berbahaya bila meminum pil kontrasepsi (pil KB). Itulah sebabnya mengapa para dokter kandungan (ginekolog) umumnya segan memberi pil KB pada wanita yang merokok.

  1. Zat Iritan

memicu pertumbuhan sel kanker dalam tubuh

  1. Zat Karsinogen

mengotori saluran udara dan kantung udara dalam paru-paru dan menyebabkan batuk.

Zat-zat asing berbahaya tersebut adalah zat yang terkandung dalam dalam asap rokok. Ada 4000 zat kimia yang terdapat dalam sebatang rokok, 40 diantaranya tergolong zat yang berbahaya, seperti hidrogen sianida (HCN) , arsen, amonia, polonium, dan karbon monoksida (CO).

Saat ini populasi jumlah perokok di Indonesia saat ini berada di urutan ketiga terbesar di Asia. Berdasarkan penelitian terakhir yang dilakukan WHO, persentase jumlah perokok pria di Indonesia merupakan yang terbesar di Asia dan persentase pengguna rokok pada usia muda 12 sampai dengan 18 tahun mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Hal ini berarti bahwa remaja merupakan pangsa pasar yang sangat potensial bagi industri rokok. Sekitar 80 persen dari populasi perokok di Indonesia pada tahun 2007 ternyata berusia di bawah 19 tahun. Sesuai data Indonesia Tobacco Control Network (ITCN), proporsi perokok pemula remaja tersebut terus meningkat yang diikuti kelompok umur 5-9 tahun yang persentasenya naik dari 0,4 persen pada tahun 2001 menjadi 1,8 persen tahun 2004.

Berdasarkan data prevalensi merokok dari lembaga Demografi Universitas Indonesia tahun 2008, jumlah perokok aktif di Jakarta diperkirakan mencapai tiga juta orang atau 35 persen dari jumlah penduduk Jakarta 9,057 juta orang. Sementara itu, jumlah total perokok aktif di Jakarta juga meningkat satu persen per tahun. Berdasarkan data itu, di Indonesia ada 1.172 orang meninggal dunia per hari karena penyakit yang diakibatkan rokok.

Data Depkes di Jakarta menyebutkan sebanyak 70 persen penduduk Indonesia atau 141,44 juta jiwa merupakan perokok aktif dan 60 persen atau 84,84 juta jiwa di antaranya berasal dari masyarakat ekonomi lemah (miskin). Data dari Depkes dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang berkaitan dengan kampanye Hari Tanpa Tembakau Dunia 2004 yang jatuh pada 31 Mei mengungkapkan proporsi pengeluaran rata-rata untuk pembelian rokok/tembakau terhadap pendapatan rumah tangga pada 2001 sekitar 9,1 persen untuk kelompok berpenghasilan paling rendah dan 7,47 persen pada kelompok berpenghasilan tinggi.

Perokok berpenghasilan rendah mengonsumsi 10 batang rokok per hari sedangkan yang berpenghasilan tinggi mengonsumsi sekitar 12,5 batang rokok per hari. Pengeluaran keluarga untuk produk tembakau ternyata juga lebih tinggi dari pada membeli ikan (6,2 persen), sayur-sayuran (5,1 persen), serta daging, telur dan susu (6,4 persen).

Tingginya persentase perokok dari masyarakat ekonomi lemah memperburuk kondisi mereka sehingga semakin jatuh ke dalam jurang kemiskinan. Hal itu menunjukkan masih banyak anggota masyarakat yang tidak memahami kesungguhan bahaya merokok pada kesehatan. Di Indonesia masalah rokok menjadi masalah nasional karena menyangkut berbagai strata sosial di bidang kehidupan, seperti kesehatan, ekonomi dan sosial.

Pada tataran dunia, merokok telah menjadi salah satu penyebab kematian terbesar. Diprediksi sekitar 10 juta orang akan meninggal per tahun menjelang 2030. Di negara-negara berkembang angkanya akan menjadi 70 persen.

Sekarang pilihan ada di tangan Anda. Tentukan nasib Anda sekarang sebelum menyesal.

Literatur:

http://organisasi.org/beberapa-zat-kimia-berbahaya-yang-terdapat-dalam-asap-rokok

http://argamakmur.wordpress.com/bahaya-merokok-bahaya-bagi-perokok-pasif-zat-yang-terkandung-dalam-rokok-dan-cara-pencegahannya/

http://bahayamerokok.com/

http://aliansi-perokokindonesia.blogspot.com/2008/05/80-persen-perokok-berusia-di-bawah-19.html

http://hariansib.com/?p=49308

http://www.gatra.com/2004-06-02/artikel.php?id=37881


2 responses to “Suatu Saat Nanti Rokok Akan Membunuh Penikmatnya

  1. tamatrisakti mengatakan:

    dari pada uangnya dibeliin rokok mendingan di tabung buat beli mobil..😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: