de' bhora's blog

tell the world what you want to..

Alasan Pria Berbau Badan Tak Sedap

pada Mei 17, 2011


Seringkali kita merasa tidak nyaman ketika berada di daerah dengan orang-orang berbau badan tak sedap. Saya sering mengalami hal tersebut, khususnya ketika berada dalam kepadatan kereta ekonomi yang memaksa untuk berdempetan dengan penumpang lainnya yang kebanyakan adalah laki-laki.

Saya heran mengapa mereka, kaum lelaki memiliki bau badan dan keringat yang tidak sedap? Mengapa wanita tidak demikian? Adakah hal-hal khusus yang membedakan? Didorong oleh rasa ingin tahu, saya mencari informasi sebagai jawaban atas pertanyaan asaya.

Masalah bau badan kerap dipermasalahkan. Terutama ketika memasuki masa pubertas, di mana seseorang sedang gandrung mendekati lawan jenisnya. Permasalahan bau badan (BB) ini kerap membuat seseorang merasa tidak nyaman kala berdekatan dengan pemilik BB. Selain itu, BB juga dapat mengganggu penampilan dan rasa percaya diri si empunya BB.

Menurut Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Bandarlampung dr. Boy Zaghlul Zaini D.K., kaum pria lebih cepat mengalami bau badan dibandingkan perempuan. Penyebabnya adalah kadar hormon testosteron pria yang lebih tinggi. Karena hormon tersebut memengaruhi kerja dari kelenjar aprokin dalam memproduksi keringat. Selain itu, kebanyakan pria juga kurang menjaga kebersihan tubuhnya dibandingkan perempuan. Namun pada dasarnya, masalah BB tetap tergantung pada higienitas dari setiap individu.

Alasan lainnya mengapa pria cenderung mengeluarkan keringat lebih bau daripada perempuan adalah karena pada umumnya pria bersifat lebih aktif. Sedangkan wanita bersifat sebaliknya. Meski sama-sama bekerja, mereka melakukannya dengan lebih tenang. Selain itu, wanita juga lebih jarang berolahraga dibandingkan pria. Jadi jangan heran jika pria yang banyak melakukan aktivitas fisik cenderung lebih memiliki bau badan.

Menurut Boy, biasanya sumber bau badan itu dari ketiak yang memang lebih banyak keluar keringat. ’’Tetapi, selain itu, bau badan lebih didasari faktor makanan dan kebersihan,” ujarnya. Biasanya pria lebih senang mengonsumsi makanan yang bisa memicu BB seperti bawang putih, terasi, petai, dan jengkol secara berlebihan. Untuk itu, biasakan hidup bersih dengan mandi dua kali sehari dan menggunakan sabun mandi. ’’Dan juga jangan lupa menggunakan pakaian yang bersih dan berganti pakaian setiap hari. Setelah mandi juga perlu menggunakan deodoran yang mengandung antipespiran untuk mengurangi keringat,” terangnya.

Namun, lanjutnya, pemakaian deodoran juga memiliki aturan sendiri. Sebab, kesalahan pemakaian deodoran malah mampu memperparah BB. Menurutnya, pemakaian deodoran tidak boleh dilakukan saat telah berkeringat. “Kemudian jangan lantas tidak mandi setelah menggunakan deodoran. Ketika keringat bercampur dengan deodoran itulah nantinya yang akan menyebabkan BB tambah menyengat,” terangnya.

Dijelaskan pula, faktor lain penyebab BB adalah kondisi seseorang. Orang yang gemuk atau pekerja lapangan cenderung berkeringat lebih banyak sehingga potensi mengalami BB juga lebih besar.

Salah satu cara untuk menyerap keringat adalah dengan mengenakan pakaian yang mudah menyerap keringat. Sehingga keringat dapat berkurang dan bau badan bisa diatasi. ’’Juga perbanyak konsumsi buah-buahan dan sayur-sayuran,” pungkasnya. (bow/c1/fik)

Referensi :

http://radarlampung.co.id/read/metropolis/32980-lelaki-lebih-cepat-alami-bau-badan


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: