de' bhora's blog

tell the world what you want to..

Asal Mula Sinterklas Berbadan Gembul

pada Mei 17, 2011


Menjelang natal, di banyak pusat perbelanjaan, komunitas gerejawi dan kartu Natal ditampilkan figur Sinterklas yang menenteng karung. Ceritanaya, ia membawa sejumlah hadiah untuk anak anak. Banyak anak yang akrab dengan Sinterklas, tetapi merasa takut dan asing. Menampilkan sosok Sinterklas di Indonesia merupakan fenomena yang menarik untuk diamati.

Namun, siapakah sebenarnya Sinterklas itu? Dari perspektif historis, hikayat Sinterklas yang disebarluaskan sebenarnya merupakan manipulasi sekaligus menyingkapkan metode pedagogi yang mungkin cocok untuk lingkungan dan zaman tertentu. Mengapa?

Adalah Nicholas, seorang Uskup Myra di Lycia (wilayah turki sekarang) , di kelak kemudian hari disebut Nicholas dari Barat (Italia Selatan). Nyaris tiada data historis yang dapat dicatat tentang masa lalunya, kecuali kenyataan bahwa dia seorang pemimpin jemaat.

Banyak legenda muncul menyangkut diri Nicholas. Ia dilahirkan di Lycia (Patara) sekitar tahun 300. Pernahia menginap di hotel pro deo (rumah tahanan) pada masa pemerintahan Diocletianus, manghadiri Muktamar Nikhea (tahun 325), dan wafat sekitar tahun 350. Konon ia mengantarai terjadinya mukjizat pembebasan atas tiga opsir yang di tahan secara tak adil; meramalkan tentang mas kawin (mahar) untuk tga gadis melarat ; dan membebaskan tiga pemuda yang tidak bersalah dari hukuman mati.

Menurut catatan sejarahwan Procopius (abad XII) dalam Deaedificiis, selain Kaisar Justinianus I abad ke-6, Basilius dari Macedonia juga membangun gereja dan oratirum (tempat sembahyang) di istana kekaisaran untuk menghormati Nicholas. Di Eropa Barat, Paus pertama yang memakai namanya membangun basilika di Lateran ( sekitar tahun 860) juga untuk menghormatinya.

Peribadatan yang muncul sekitar dirinya diperkenalkan di Jerman oleh Theophani, permaisuri Raja Otto II (tahun 973-983). Menarik perhatian, bagaimana peribadatan seperti itu muncul di Bari  (Italia). Pada tahun 1087 sejumlah serdadu Italia mencuri “sisa-sisa tulang belulangnya” dari wilayah Timur dan membawanya ke Bari. Lama lama dibentuklah opini: Nicholas adalah Uskup Bari dan diciptakan peribadatan khusus kepada Nicholas.

Bukti documenter yang paling tua mengenai Nicholas adalah berupa legenda. Dokumen dalam bentuk manuskrip dar abad XI-XII ini disimpan di perpustakaan Karlsruhe, Jerman. Legenda itu tenang mas kawinyang dikombinasikan dengan folklore (konon Nicholas bersekutu dengan dea api di Jerman, Thor melawan raksasa-raksasa es dan salju di wilayah kutub utara). Kedermawanan dengan memberi hadiah kepada anak-anak merupakan keutamaan Nicholas.

Di Negara-negara berbahasa Inggris, mana Nicholas Myra dikorupsi menjadi Santa Claus (dibelandakan menjadi Sinterklas) itu disatukan dengan Natal. Ditemani oleh Zwarte Piet (Petrus yang hitam), yang membawa lidi untuk melecuti anak-anak nakal, Sinterklas menjumpai anak anak. Inilah saatnya ia menasehati setiap anak. Legenda mengatakan, hanya anak baik mendapat hadiah. Namun, dalam acara Sinterklas saat ini semua mendapat hadiah, entah anak baik maupun nakal. Kebaikan dan kenakalan anak-anak sering menjadi tanda masa depan.

Referensi : Dosen Sejarah Gereja STF Driyarkara (Kompas)


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: