de' bhora's blog

tell the world what you want to..

Jerawat? Siapa Takut!

pada Mei 21, 2012

 

Jerawat adalah suatu keadaan dimana pori-pori kulit tersumbat sehingga menimbulkan kantung nanah yang meradang. Jerawat adalah penyakit kulit yang cukup besar jumlah penderitanya. Bahkan  Kligmann, seorang peneliti masalah jerawat ternama di dunia berpendapat bahwa tak ada satu orang pun di dunia yang melewati masa hidupnya tanpa sebuah jerawat di kulitnya. Kemungkinan penyebabnya adalah perubahan hormonal yang merangsang kelenjar minyak di kulit. Perubahan hormonal lainnya yang dapat menjadi pemicu timbulnya jerawat adalah masa menstruasi, kehamilan, pemakaian pil KB, dan stres.

Jerawat tidak melulu muncul karena kotor, melainkan lebih disebabkan faktor dari dalam tubuh. Jerawat adalah kondisi abnormal kulit akibat gangguan berlebihan produksi kelenjar minyak (sebaceus gland) yang menyebabkan penyumbatan saluran folikel rambut dan pori-pori kulit. Penyebab jerawat yang paling umum adalah hormon, tumpukan minyak atau sebum di kulit berkolaborasi dengan bakteri.

 

Umumnya jerawat dsebabkan oleh kelebihan kelenjar minyak karena giat diproduksi hormon androgen. Jerawat timbul karena kelenjar minyak yang berlebih tersebut bercampur dengan sel kulit mati. Ketika sel-sel kulit itu bercampur dengan jumlah sebum yang sudah meningkat itu, campuran yang tebal dan lengket itu dapat membentuk penyumbat yang menjadi bintik hitam atau putih. Banyak yang beranggapan, bahwa jerawat hanya menyerang muka, tetapi jerawat bisa juga menyerang bagian tubuh lain, seperti di bagian punggung, dada dan lengan atas.

Tipe-tipe jerawat

  • Komedo.

Komedo sebenarnya adalah pori-pori yang tersumbat, bisa terbuka atau tertutup. Komedo yang terbuka (blackhead), terlihat seperti pori-pori yang membesar dan menghitam. Komedo yang tertutup (whitehead) memiliki kulit yang tumbuh di atas pori-pori yang tersumbat sehingga terlihat seperti tonjolan putih kecil. Jerawat jenis komedo ini disebabkan oleh sel-sel kulit mati dan sekresi kelenjar minyak yang berlebihan pada kulit.

  • Jerawat biasa

Jenis jerawat ini mudah dikenal, tonjolan kecil berwarna pink atau kemerahan. Terjadi karena pori-pori yang tersumbat terinfeksi oleh bakteri. Bakteri yang menginfeksi bisa dari waslap, kuas make up, jari tangan, juga telepon. Stres, hormone, dan udara yang lembab dapat memperbesar kemungkinan terbentuknya jerawat.

  • Jerawat batu (Cystic acne)

Cystic acne adalah jerawat yang besar-besar, dengan peradangan hebat, berkumpul diseluruh muka. Penderita cystic acne biasanya juga memiliki keluarga dekat yang menderita jerawat jenis ini. Secara genetik penderitanya memiliki:

  1. Kelenjar minyak yang over aktif yang membanjiri pori-pori dengan kelenjar minyak,
  2. Pertumbuhan sel-sel kulit yang tidak normal yang tidak bisa beregenerasi secepat kulit normal
  3. Memiliki respon yang berlebihan terhadap peradangan sehingga meninggalkan bekas di kulit

Cara mengatasi jerawat

Menangani jerawat tidak boleh sembarangan. Secara umum prinsip perawatan kulit wajah sebagai berikut.

  • Kulit wajah harus selalu bersih saat istirahat di rumah.
  • Jangan memecahkan jerawat dan jangan sering di sentuh.
  • Hindari pemakaian kosmetika rias saat tidur.
  • Kebutuhan pembersih bagi kulit kering berbeda dengan kulit berminyak atau kulit normal, demikian juga sebaliknya.
  • Membersihkan wajah pada sore hari berbeda dengan pada pagi hari.

Cara alami mengatasi jerawat

1. Daun Pepaya

–  Ambil 2-3 helai daun pepaya yang sudah tua dan jemur.

–  Lumatkan daun pepaya tersebut dan diberi air kemudian diperas untuk        diambil sarinya.

–  Oleskan sai daun pepaya tersebut pada jerawat.

2. Lobak

–   Cucilah lobak secukupnya, kemudian parutlah lobak tersebut dan ambil airnya.

–   Tambahkan cuka apel sedikit dan campur hingga rata.

–   Oleskan pada jerawat, diamkan hingga mengering.

–   Setelah kering, bersihkan dengan air.

–   Lakukan secara rutin hingga jerawat teratasi.

3. Daun sambiloto

–   Ambil beberapa pucuk daun sambiloto

–   Gerus hingga hancur dan mengeluarkan cairan

–   Oleskan cairannya langsung ke jerawat yang tumbuh

–   Gunakan sebelum tidur, tapi jangan sampai lupa membersihkannya

4. Lidah buaya

–   Kupas kulit lidah buaya dan ambil bagian dalamnya

–   Campur bagian dalamnya dengan bedak beras dingin hingga merata

–   Oles di wajah sebagai masker dan diamkan selama ± 30 menit

–   Bilas dengan air sampai bersih

5. Daun jambu biji yang masih muda

–   Ambil sekitar tiga lembar, cuci bersih

–   Remas-remas menggunakan telapak tangan dan beri sedikit air sampai berbusa

–   Gosokkan ramuan tersebut pada bagian yang berjerawat

–   Diamkan beberapa detik

–   Bilas sampai bersih

6. Mentimun

–   Ambil mentimun yang berukuran sedang

–   Cuci bersih, iris tipis-tipis

–   Tempel dan gosok-gosokkan pada kulit yang berjerawat

–    Lakukan setiap hari

7. Belimbing wuluh

–    Cuci tiga belimbing wuluh segar

–    Parut / hancurkan, beri sedikit garam

–    Tempel parutan tadi pada kulit yang berjerawat

–    Lakukan 2x sehari untuk hasil yang maksimal


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: