de' bhora's blog

tell the world what you want to..

Let’s Say : “Yes, I’m okay!”

pada Mei 14, 2013

Hi readers.. Gimana nih kabarnya? Hari ini yang punya lapak mau ngobrol-ngobrol nih hehhe.. Bosen kan kalau baca blog yang isinya cerita ‘berat’ mulu😀

Ehm… cerita apa ya hari ini??

Readers, pasti pernah dong nonton drama korea? paling engga liat doang deh, terserah, mau mukanya, bajunya, rambutnya, tahi lalatnya doang juga boleh kalo emang keliatan hehhee.. Kalo diperhatiin, mereka itu oke banget ya?? Dari ujung rambut ampe kaki kayaknya mantabs abis. Pernah ga sih readers ngerasa dan kemudian komen “waaahhh, dia cantik banget sih..” atau “wah, si itu ganteng banget sih..” atau menjerit histeris sambil nyubit-nyubit orang di sebelah dan ngomong “gilaaaa!!! keren banget!!! kapan ya gue bisa jadi pacar dia???”

Kalau gue sih, jujur, pernah.. Tapi komen yang pertama ya, ga pake teriak apalagi nyubitin temen di sebelah gue, secara gue bukan penggila korea atau segala sesuatu yang berhubungan dengan itu😀

Kadang, kalau pas kebetulan lagi liat muka artis korea, gue heran seheran-herannya, “kok ada ya muka begitu mulusnya?” Gimana gak komen kayak gitu, readers liat sendiri aja muka artis-artis cewek dan cowok di sana itu putih, mulus, debu aja gak ada, apalagi jerawat! Ujung-ujungnya dengan miris, penonton akan bilang “andaikan muka gue kayak gitu….” hiks😦 Tul gak?

Readers, memang kalau kita melihat dengan cara yang salah, efeknya juga bakal jadi salah. Contoh, dengan komen “andaikan muka gue kayak gitu” apalagi dengan bermuram durja itu memberikan efek ga bersyukur! Ya, kita ga bersyukur sama apa adanya diri kita. Entah sama mata kita yang agak belo, hidung kita yang gak mancung, muka kita yang gak mulus, atau warna kulit kita yang ga putih. Come on, yang oke itu ga harus putih, mulus, mancung. Trust me, it works! *eh :p

Memang, kedengerannya klise banget ngomong begini. Tapi memang inilah faktanya. Banyak orang yang jadi minderan, ga pede karena merasa ga secantik si A, B, C, dst.. Kalau readers merasa kalimat ‘Tuhan memberikan kelebihan dan kekurangan di setiap orang’ itu adalah penghibur basi semata, berarti readers mungkin udah berada di zona gaswat dalam hal kepercayaan diri.

Gue juga ngomong begini bukan karena ngerasa cantik, oke, atau lebih baik dari orang lain. No… Kalau diumpamakan ke ukuran rumah mah, gue ini rumah minimalis. Sederhana aja, yang penting nyaman hehehe.. Dengan kita share seperti ini, kita bisa saling termotivasi lhooo..

Percaya deh, bener sebener-benernya kalau Tuhan itu baik, Dia memberikan segala sesuatu sesuai porsi yang tepat. Kalau readers merasa artis-artis itiu perfect, gue rasa gak begitu… By the way, jangan salah paham ya.. Dari tadi gue pake contoh artis sebagai subjek bukan karena gue negative thinking sama mereka, tapi karena kenyataannya secara umum biasanya artis yang banyak diidolakan.

Believe or not, gue rasa artis-artis yang tampak perfecto dan jadi idola sejuta umat itu ada aja minus nya. Tapi untuk urusan itu hanya mereka dan Tuhan yang tahu. Kalau gue pede-pede aja buat ngajakin mereka battle nyuci baju pake papan penggilesan. Bukan sombong, tapi gue rasa mereka gak lebih jago daripada gue untuk urusan itu. Contoh lain, tanding nanak nasi juga mereka belum tentu menang. Iya gak sih? Hehehhe :p

Eits, jangan ketawa. Ini serius, men.. Biarpun kelihatannya sepele dan gak penting, tapi itu masuk kategori kelebihan lho kalau kita bisa melakukannya dengan baik. Menurut gue, orang yang hebat itu adalah orang yang bisa melakukan banyak hal dengan kemampuannya sendiri, gak melulu mengandalkan orang lain.

Nah, jadi mulai sekarang yuk mari kita ubah sudut pandang kita dalam menilai segala sesuatu. Kalau dengan ‘melihat ke atas’ bikin kita jadi rendah diri dan gak bersyukur, coba kita ‘lihat ke bawah’ supaya kita bisa merasa lebih baik dan bisa bilang “Thanks, God, ternyata gue oke” atau “Thanks, God, ternyata keadaan gue sudah sangat baik”.

Gak gampang memang karena praktik memang tidak semudah teori, tapi kalau kita biasakan dari hal-hal kecil pasti jadi terbiasa. Seneng dong kalau bersyukur bisa jadi kebiasaan? J

Okay, yang punya lapak undur diri dulu yaa. Semoga obrolan hari ini ada manfaatnya🙂

Regards,


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: